Wujudkan Integritas, Kepala Madrasah dan GTK MAN 1 Kota Malang ikuti Pembinaan ASN Kemenag Kota Malang: Penguatan Layanan Pendidikan di Era Digital
Malang, 7 Maret 2025 – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan di era digital, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang menggelar Pembinaan ASN yang berlangsung di Ruang Auditorium, Gedung Lab. Sains Terpadu, Kota Malang. Acara ini menghadirkan Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag, selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, sebagai narasumber utama.
Misi Transformasi Digital dalam Layanan Pendidikan
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan efektivitas layanan pendidikan di lingkungan Kemenag. Ia menyoroti berbagai tantangan dan peluang di era transformasi digital, termasuk integrasi teknologi dalam administrasi pendidikan, digitalisasi kurikulum, serta pemanfaatan platform daring untuk pembelajaran dan layanan keagamaan.
“ASN Kementerian Agama harus siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujar Prof. Suyitno dalam paparannya.
Peserta dan Agenda Kegiatan
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur ASN di lingkungan Kemenag Kota Malang, termasuk kepala madrasah, pengawas pendidikan, penyuluh agama, dan tenaga kependidikan. Dalam pembinaan ini, peserta mendapatkan pembekalan strategi digitalisasi layanan pendidikan, di antaranya:Implementasi teknologi dalam sistem administrasi pendidikan di madrasah dan lembaga pendidikan Islam.
Peningkatan kapasitas ASN dalam penggunaan platform digital untuk pelayanan masyarakat.
Penguatan peran digital dalam pembeampak dan Harapan ke lajaran berbasis teknologi guna meningkatkan kualitas pendidikan Islam.
Melalui pembinaan ini, Kemenag Kota Malang berharap ASN dapat lebih responsif terhadap perkembangan zaman dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis digital. Digitalisasi diharapkan tidak hanya mempermudah layanan administrasi, tetapi juga meningkatkan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. H. Sutirjo, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermakna sebagai bagian dari upaya Kemenag dalam mewujudkan "Madrasah Digital", yaitu sistem pendidikan berbasis teknologi yang sejalan dengan kebijakan transformasi digital di sektor pendidikan. Dengan adanya pembinaan ini, ASN Kemenag di Kota Malang diharapkan mampu menjadi pionir dalam inovasi layanan pendidikan yang berbasis teknologi, profesional, dan berorientasi pada kemajuan zaman.
Acara ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan digitalisasi di lingkungan kerja masing-masing. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kemenag Kota Malang optimistis mampu membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju dan berdaya saing di era digital. (HUMAS)