SIAPKAN SANTRI BERTALENTA GELAR LAILAH  QIRA’ATIL KUTUB

SIAPKAN SANTRI BERTALENTA GELAR LAILAH QIRA’ATIL KUTUB

Santri Ma’had Darul Hikmah MAN 1 Kota Malang gelar Lailah Qira’atil Kutub kitab kuning (kitab gendul) merupakan hal yang identik dengan dunia pesantren. Kedati dikenal sebagai Ma’had siswa, Ma’had Darul Hikmah tetap berkomitmen memberikan kontribusi dalam proses transmisi ilmu agama dan reproduksi ulama, serta pembentukan muslim santri melalui kitab kuning yang di ikuti santri putra dan putri, Sabtu (14/8/2023)

H. Syarifuddin,M.Pd, MA, TESOL Sebagai Mudir Ma’had Darul Hikmah mengatakan, Lailah Qira’atil Kutub yaitu ujian kitab kuning yang merupakan salah satu upaya untuk mengetahui kemampuan santri Darul Hikmah. Apakah mereka sudah bisa baca, pahami, kuasai dan bisa mengkaji nahwu shorofnya. Harapannya agar santri Darul Hikmah terus belajar dengan semangat dan giat, karena masih banyak kitab lain yang tingkatannya masih di atas kitab yang di ujikan seperti, Fathul Mu’in, Fathul Wahab, dan sebagainya.

Pada malam Lailah Qira’atil Kutub ini , kitab kuning yang di ujikan adalah kitab kuning Fathul Qorib karya Muhammad bin Qasim Al-Ghazi di mulai dari Bab Tharah. Skor penilaian meliputi kelancaran membaca, mu’rad, nahwu, dan sharaf sehingga mahasantri tidak hanya mampu membaca tapi juga mampu menjelaskan kaidah bahasa dan maksud dari yang dibaca.

Teknis pelaksanaannya, setiap santri dipanggil satu persatu dengan ketentuan fasal atau bab yang diundi secara acak. Hal ini agar santri mampu menguasai bab yang diujikan secara menyeluruh. Setiap santri diberikan waktu 10-15 menit untuk membaca dan menjawab pertanyaan penguji yang terdiri dari nahwu, sharaf, dan mu’radnya. Dari semua santri yang tampil hampir 99% mereka mampu menjawab pertanyan-pertanyaan yang di ajukan Mudir Ma’had Darul Hikmah MAN 1 Kota Malang.