Menilik Keteladanan Ki Hajar Dewantara: Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar
Sejak 1961 lalu, tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional guna menghargai dan mengenang perjuangan Ki Hajar Dewantara dan para pejuang lainnya untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Sebagai Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara memiliki banyak sisi baik yang dapat kita teladani. Oleh karena itu, MAN 1 Kota Malang melakukan upacara Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2024. Sisi beda dalam upacara ini seluruh civitas juga dapat menilik lebih dalam perjuangan Ki Hajar Dewantara melalui widya loka taman siswa dari siswa MAN 1 Kota Malang.
Dalam sambutan pembina upacara, Dr. Sutirjo, M.Pd. memaparkan bahwa sebagai generasi saat ini, kita jangan lengah, karena perjuangan generasi emas belum usai. Kita harus terus belajar, berkarya, dan memberikan pelayanan prima. Kita perlu meneladani sikap dan perjuangan dari Ki Hajar Dewantara. Teladan baik di hari ini, tidak hanya semata-mata meneladani semata, tetapi juga menanamkan kerakter juang yang nyata. Beliau juga mengajak, “Mari kita gores tinta emas dan mencetak prestasi untuk Indonesia Emas.”
Pada widya loka, disajikan oleh siswa MAN 1 Kota Malang yang tergabung dalam OSIS, Pasibraka, Paduan Suara, dan Mansanity atas bimbingan dari Ibu Eka Wijayanti. S.S. Dalam tampilannya, mereka melakukan drama historis tentang perjuangan Ki Hajar Dewantara kala itu, sehingga dapat memahamkan tentang perjuangan pendidikan dan menggugah kita untuk mengisi hari pendidikan dengan berjuang, belajar, dan berkarya. Pun dalam widya loka ini, kita turut mengulik makna 3 slogan beliau, Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani.
Selamat Hari Pendidikan Nasional, Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar! (Humas)