Khusuk dan Penuh Barakah: Milad Mahad ke-13 Hari Pertama

Khusuk dan Penuh Barakah: Milad Mahad ke-13 Hari Pertama

Fantastis, megah, meriah, seru, khusuk, dan penuh berkah merupakan kata yang sangat pas disandingkan pada acara Milad Ma’had Darul Hikmah (MDH) yang ke-13 ini. Tidak seperti kebanyakan orang yang menganggap angka 13 adalah angka sial, MDH justru menyulap angka tersebut menjadi angka penuh keberuntungan dan keberkahan.

Bagaimana tidak? Acara milad tahun ini dipenuhi oleh kekhusukan, keberkahan, dan tentu kebahagiaan keluarga MDH, para santri dan ustaz/ah.

Acara milad merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh MDH. Tahun ini MDH melaksanakannya selama dua hari, yaitu pada 20 s/d 21 Januari 2021. Terdapat serangkaian acara seperti khataman Al-Quran, ceramah agama, jalan-jalan sehat (JJS), koreografi, bazar makanan, dan penampilan seru dan meriah dari para santri.

Pada hari pertama, acara dibuka dengan khataman Al-Quran setelah salat subuh. Khataman diikuti oleh seluruh santri dan dipimpin langsung oleh Ust. Ahmad Farhan. Menurut Ust. M. Fadil, selaku panitia milad, acara khataman Al-Quran ini diharapkan bisa menambah keberkahan kepada seluruh elemen yang ada di mahad, terutama untuk para santri dan ustaz-ustazahnya.

Malam harinya, acara dilanjutkan dengan serangkaian agenda berupa pembacaan doa khataman oleh Ust. Moh. Danial, selawatan, ceramah agama, dan potong tumpeng bersama. Acara malam hari dihadiri oleh beberapa tamu penting seperti Kepala Kemanag Kota Malang (KH. Achmad Shampton), Kepala MAN 1 Kota Malang (Dr. H. Sutirjo), pencermah kondang (KH. Khoruddin), para Wakil Kepala, ketua tim Keagamaan, dan beberapa ustaz purna mahad.

Menariknya, selain sebagai tamu undangan, Gus Shampton, sapaan akrabnya, juga memberikan tausiah kepada para santri. Beliau berpesan kepada para santri agar terus menumbuhkan rasa cinta kepada ilmu dan para ahli ilmu, dalam hal ini adalah para guru dan ustaz/ah.

Senada dengan Gus Shampton, KH. Khoiruddin juga berpesan dalam ceramahnya agar para santri dapat memiliki akhlak, adab, dan hubungan baik dengan para gurunya. ”Pegang tiga itu (adab, akhlak, dan hubungan baik), karena itu kunci keselamatan dalam hidup,” ujar Kiai Khoiruddin. 

Acara pamungkas ditutup dengan potong tumpeng oleh Ust. Syarif dengan diiringi musik al-banjari oleh sebagian santri putra. Potong tumpeng ini diharapkan menjadi simbol keberuntungan dan keberkahan untuk Ma’had Darul Hikmah MAN 1 Kota Malang.