MAN 1 Kota Malang Sukses Gelar Workshop Peningkatan GTK dan Penyusunan Modul Ajar Integrasi Cinta, Ekoteologi, dan Kemanusiaan
MAN 1 Kota Malang Sukses Gelar Workshop Peningkatan GTK dan Penyusunan Modul Ajar Integrasi Cinta, Ekoteologi, dan Kemanusiaan
Malang, 6 Desember 2025– MAN 1 Kota Malang bersama Kelompok Kerja Madrasah (KKM) sukses menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi dan Kualitas Keterampilan Guru dan Tenaga Kependidikan tahun anggaran 2025. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025 di Hotel Amartahills Batu, dan secara resmi dibuka oleh Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI Tahun 2025, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si.
Dalam sambutannya, Prof. Nyayu Khodijah menegaskan pentingnya paradigma holistik dalam Kebijakan Berbasis Cinta (KBC), yang menempatkan manusia sebagai satu kesatuan dengan alam. Menurut beliau, pendidikan harus menumbuhkan empati terhadap lingkungan serta kesadaran bahwa keberlanjutan bumi adalah bagian dari tanggung jawab moral setiap pendidik.
Beliau juga menyampaikan bahwa konsep ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama, termasuk Delapan Program Unggulan yang menekankan peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter, dan integrasi nilai kemanusiaan. Prof. Nyayu menegaskan bahwa pendidik dalam konsep KBC bukan hanya guru, tetapi semua orang dewasa yang terlibat di satuan pendidikan, mulai dari pimpinan madrasah, tenaga kependidikan, hingga orang tua.
Belajar harus kembali pada fokus proses yang dijalani, tegas beliau, mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar hasil akhir, tetapi perjalanan yang membentuk manusia seutuhnya.
Workshop kemudian dilanjutkan dengan kegiatan inti setelah pembukaan tersebut. Dimulai dari:
Deseminasi KMA 1503 Tahun 2025 dilanjutkan dengan penguatan penyusunan modul ajar integrasi oleh Dr. Dwi Suheriyanto, S.Si., M.P. dan
Rahmi Yulianti, S.Pd., M.Pd. Materi juga mengupas Implementasi MAINT atau Modul Ajar Integratif, sebagai modul ajar khas MAN 1 Kota Malang yang bermuara pada perwujuda Madrasah Bahagia sesuai program Happy School UNESCO. Modul ini juga memfokuskan pada strategi membangun ekosistem madrasah yang mendukung kebahagiaan dan kesejahteraan siswa
Sebagai pamungkas, Materi ESQ Peningkatan Kompetensi dan Kualitas GTK oleh Dr. Ika Adrini Farida, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Para peserta yang juga terdiri dari Madrasah se-KKM MAN 1 Kota Malang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian sesi yang disampaikan secara interaktif.
Sebagai hasil konkret, seluruh peserta diwajibkan menyusun Modul Ajar Integrasi Cinta, Ekoteologi, dan Kemanusiaan (MAINT). Pengumpulan modul akan dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025 di MAN 1 Kota Malang. Modul ini diharapkan menjadi inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai empati, cinta lingkungan, dan kemanusiaan dalam proses belajar mengajar.
Kegiatan workshop berjalan lancar, penuh gagasan baru, dan meneguhkan komitmen MAN 1 Kota Malang untuk terus menjadi madrasah yang unggul, humanis, dan berwawasan keberlanjutan.
(HUMAS MAN 1 KOTA MALANG)