MAN 1 Kota Malang Sabet Medali Perak di Ajang OPSI 2025, Buktikan Komitmen Visioner Madrasah Riset Berdampak
Tim riset MAN 1 Kota Malang kembali mengibarkan prestasi di kancah nasional dengan raihan Medali Perak oleh tim BATIC yang beranggotakan Azzarina Asma Al-Husna (XI-L), Alicya Anindya Pambudi (XI-G), pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 yang digelar di Universitas Surabaya (Ubaya). Ajang yang diikuti ratusan finalis dari 20 provinsi tersebut menjadi bukti keunggulan madrasah ini sebagai pusat lahirnya inovator muda. Menghadapi atmosfer kompetisi yang ketat di panggung nasional, para peserta dari MAN 1 Kota Malang tampil percaya diri dengan riset yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemanfaatan masyarakat.
Dua tim yang mewakili MAN 1 Kota Malang, Tim Onionix dan Tim Batic, berhasil mencuri perhatian juri melalui riset yang inovatif dan aplikatif. Riset “Studi Farmakologis In Vivo Onionix” serta gagasan “BATIC” menjadi sorotan karena menawarkan solusi ilmiah terhadap masalah kesehatan dan lingkungan. Keberhasilan ini sejalan dengan citra MAN 1 Kota Malang sebagai Madrasah Riset yang terus diperkuat melalui fasilitas digital, pembinaan ilmiah intensif, dan komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya akademik yang kompetitif di bawah binaan Ibu Ayu Mahmudatul,S.Pd, dan Ibu Nurul Fitriyah,S.Pd serta seluruh tim pelatih.
Penutupan OPSI 2025 yang digelar meriah di Ubaya, semakin mengukuhkan prestasi MAN 1 Kota Malang di panggung ilmiah bergengsi. Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. Sutirjo, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras peserta dan pembina, serta menegaskan bahwa prestasi ini bukan hanya kemenangan madrasah, tetapi kemenangan semangat riset generasi muda. Capaian Medali Perak ini menjadi langkah strategis menuju pencapaian lebih tinggi pada kompetisi riset tingkat nasional maupun internasional di masa mendatang.