"Desa Vaganza : Perkokoh Tradisi di Era Digitalisasi, Tumbuhkan Moderasi, Wujudkan Generasi Berintegritas melalui P5RA di Desa Ndelik Pujon Kabupaten Malang”

Di tengah pesatnya arus digitalisasi, MAN 1 Kota Malang hadir di Desa Ndelik, Pujon, Kabupaten Malang. Bukan sekadar berkunjung, namun hadir untuk merajut kearifan lokal dalam bingkai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil 'Alamin (P5RA), dengan tema yang mendalam: "Perkokoh Tradisi di Era Digitalisasi."

Para siswa terjun langsung menggali kekayaan tradisi Desa Ndelik. Mereka belajar tentang nilai-nilai gotong royong yang masih kuat, mengapresiasi keindahan seni dan budaya lokal, serta menyelami kearifan warga dalam menjaga keseimbangan alam. Ini bukan sekadar pengamatan, tetapi proses mendalam untuk merasakan dan menghayati warisan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa.

Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi langsung tentang gaya hidup berkelanjutan. Para siswa belajar bagaimana masyarakat desa hidup selaras dengan alam—memanfaatkan sumber daya lokal tanpa merusak lingkungan, menjaga hutan, mengelola limbah organik, hingga mempertahankan pola hidup sederhana dan hemat energi. Nilai-nilai ini selaras dengan prinsip keberlanjutan yang kini menjadi isu global, dan sangat relevan untuk ditanamkan sejak dini.

Era digital bukan menjadi penghalang, justru menjadi jembatan untuk melestarikan tradisi dan gaya hidup berkelanjutan. Dengan sentuhan teknologi, para siswa mendokumentasikan, mempromosikan, bahkan mengembangkan kearifan lokal agar tetap hidup, dikenal luas, dan mampu bersaing di era modern.

Dr. H. Sutirjo, M.Pd., Kepala MAN 1 Kota Malang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mewujudkan Zona Integritas dan menanamkan nilai Moderasi Beragama secara nyata.

“Melalui P5RA ini, kami menanamkan nilai-nilai integritas, kebersamaan, serta cinta tanah air. Moderasi beragama tidak cukup diajarkan di ruang kelas, tetapi harus dihayati melalui interaksi sosial, budaya, dan lingkungan. Termasuk dalam hal ini adalah membangun kesadaran akan pentingnya hidup selaras dengan alam. Inilah bentuk nyata pendidikan karakter yang selaras dengan semangat madrasah sebagai lembaga berintegritas dan berwawasan kebangsaan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang tangguh secara karakter, adaptif terhadap zaman, cinta budaya, serta peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan semangat "Memperkokoh Tradisi di Era Digitalisasi," para siswa MAN 1 Kota Malang siap menjadi agen perubahan yang membumi dan berdampak.
Tim Humas MAN 1 Kota Malang