Bangga Berbudaya, MAN 1 Kota Malang Peringati Bulan Bahasa dengan Berpakaian Adat

Bangga Berbudaya, MAN 1 Kota Malang Peringati Bulan Bahasa dengan Berpakaian Adat

Malang (MAN 1 Kota Malang). Tanggal 28 Oktober merupakan hari Sumpah Pemuda yang menjadi pencetus lahirnya Bulan Bahasa. Mengusung tema “Bangkit Bersama dengan Bangga Berbudaya dan Berbahasa Indonesia” MAN 1 Kota Malang peringati Bulan Bahasa pada Sabtu, 29 Oktober 2022. Pada peringatan bulan bahasa tahun ini, seluruh civitas akademika MAN 1 Kota Malang kompak menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Peringatan Bulan Bahasa tersebut digelar dengan meriah dan semarak, dengan susunan kegiatan lomba cipta baca puisi kandungan Al-Quran dan lomba pidato yang dilaksanakan pada 28 Oktober 2022, serta festival pakaian adat yang dilaksanakan pada 29 Oktober 2022. Setiap kelas mengirim sepasang perwakilan kelas untuk berfashion show mengenalkan pakaian adat pada masing-masing daerah di Indonesia dan perwakilan narator yang membacakan filosofi pakaian adat yang dikenakan saat fashion show. Pada acara pundak, 29 Oktober 2022, diisi oleh pengumuman juara pada masing-masing lomba. Melalui acara ini, banyak pengetahuan budaya dan bahasa Indonesia sehingga meningkatkan rasa bangga.

Peringatan Bulan Bahasa tahun ini diketuai oleh Ibu Hj. Shibyana, M.Pd dan dibuka oleh Plt. Kepala MAN 1 Kota Malang, Bapak H. Abdurrohim, S. Ag., M. A. Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala MAN 1 Kota Malang, Bapak H. Abdurrohim, S. Ag., MA. mengatakan “Adanya teknologi yang terus berkembang, membuat budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila akan mudah masuk dan memengaruhi generasi bangsa, tak terkecuali siswa MAN 1 Kota Malang. Oleh karenanya perlu menggelar kegiatan Bulan Bahasa untuk menumbuhkan kebanggan terhadap budaya dan berbahasa Indonesia. ”

Plt. Kepala MAN 1 Kota Malang juga mengajak seluruh civitas akademika MAN 1 Kota Malang agar mewarisi budaya Indonesia yang luhur, mempertahankan kearifan lokal dalam derasnya arus teknologi, sebagai upaya mempertahankan budaya Indonesia. (Humas)